Mau Gigi Rapi tanpa Behel? Ini Cara Merapikan Gigi yang Berantakan tanpa Behel

by KLAR
bad teeth close up

Beberapa Cara Mendapatkan Gigi Rapi tanpa Behel 

Di zaman yang serba modern seperti saat ini, berbagai bidang telah mengalami perkembangan yang pesat. Salah satunya adalah bidang kedokteran gigi yang mampu memberikan beberapa alternatif bagi pasien untuk  merapikan giginya yang bermasalah. Jika Anda merasa ragu untuk merapikan gigi dengan menggunakan behel, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil gigi rapi tanpa behel. Cara-cara yang dianjurkan oleh dokter tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: 

1. Aligner

Cara pertama untuk merapikan gigi yang tidak rapi adalah dengan menggunakan aligner.

Bentuknya mirip pelindung gigi atau bracket transparan terbuat dari plastik bening dan tipis. Untuk ukurannya akan disesuaikan dengan pengguna karena aligner hanya dibuat berdasarkan pesanan dari hasil evaluasi dokter. 

Saat memutuskan untuk menggunakan aligner, Anda akan mendapatkan beberapa seri aligner yang ukurannya berdasarkan hasil simulasi teknologi komputer sesuai kondisi gigi.

Untuk pemakaiannya, dianjurkan selama 20 jam per hari selama 2-3 minggu sebelum ganti seri. Lamanya waktu pemakaian hingga mendapatkan hasil yang diinginkan sekitar 3 bulan hingga 1 tahun, tergantung kondisi gigi. 

Alat ortodonti yang satu ini juga mudah dilepas dan dipasang secara mandiri tanpa bantuan dokter. Jadi, Anda tidak perlu ke klinik untuk melakukan perawatan aligner. Hal yang harus diperhatikan agar aligner awet adalah: 

  • Dilepas saat makan dan minum minuman yang berwarna seperti kopi dan teh.
  • Dibersihkan dengan cara mencuci, menyikat, dan merendamnya dengan cairan antiseptik.
  • Memastikan kondisi aligner benar-benar kering sebelum disimpan. 

2. Retainer

Cara kedua untuk menghasilkan gigi rapi tanpa behel adalah dengan menggunakan retainer. Bentuknya mirip dengan aligner yang menutupi seluruh permukaan gigi, begitu pula dengan bahannya yang sama-sama terbuat dari plastik tipis yang bening. Hanya saja, jenisnya yang berbeda karena pada retainer terdapat dua jenis yaitu yang sifatnya tetap dan yang sifatnya bisa dilepas. 

Penggunaan retainer ini sering dilakukan untuk perawatan penguat gigi atau penambalan gigi. Biasanya, Anda akan diminta untuk menggunakan retainer terus menerus selama 6 bulan. Setelah 6 bulan masa pemakaian, Anda hanya perlu menggunakannya saat malam hari saja. 

3. Veneer

Cara ketiga untuk merapikan gigi adalah dengan menggunakan veneer yang terkenal sebagai prosedur untuk memutihkan gigi. Padahal, veneer juga bisa berfungsi untuk merapikan dan memperbaiki gigi yang berantakan, khususnya yang tidak bisa dilakukan oleh behel. Sayangnya, pemakaian veneer ini hanya bisa diaplikasikan ke kasus gigi yang ringan hingga sedang. Seperti, jarak gigi yang terlalu jauh, tidak lurus, dan tidak bisa di bleaching. 

Bahan veneer ini ada yang terbuat dari porselen, komposit, dan keramik. Bentuknya mirip dengan cangkang buatan yang tipis untuk menutupi bagian depan gigi. Warnanya menyerupai gigi asli sehingga memberi kesan gigi terlihat lebih bersih. 

4. Dental Contouring

Untuk mendapatkan hasil gigi rapi tanpa behel berikutnya juga bisa dengan cara dental contouring atau membentuk ulang gigi. Caranya adalah dengan mengikis lapisan luar gigi (enamel) untuk mengubah bentuk, panjang, dan permukaan gigi dengan amplas khusus agar gigi yang berantakan terlihat lebih rapi. 

Seperti halnya veneer, cara yang satu ini juga bisa tidak bisa dilakukan untuk semua kasus gigi yang tidak rapi. Terutama bagi orang dengan gigi sensitif, berlubang, atau gusi yang tidak sehat. Namun bagi pemilik gigi runcing atau bengkok, dengan dental contouring ini bentuk gigi akan menjadi rapi dan enak dilihat. 

5. Dental Crown

Cara merapikan gigi yang berikutnya adalah dengan menggunakan teknik dental crown. Teknik yang satu ini bertujuan untuk mengembalikan ukuran, bentuk, dan kekuatan sekaligus memperbaiki penampilan gigi tanpa behel. Bahan crown ini bisa terbuat dari logam, porselen, stainless, dan resin yang mampu bertahan antara 5 hingga 15 tahun. 

Daya tahan crown tergantung dari penggunaan bahan dan juga kebiasaan dalam merawat kebersihan mulut dan gigi. Kasus gigi yang bisa diperbaiki dengan menggunakan dental crown diantaranya adalah gigi yang terlanjur pecah, gigi yang lemah karena infeksi, dan untuk memperbaiki penampilan. 

6. Dental Bonding

Cara terakhir untuk merapikan gigi adalah dengan menggunakan metode dental bonding. Cara ini biasanya disarankan bagi orang yang memiliki masalah gigi berlubang, pecah, retak, atau mengalami perubahan warna. 

Selain itu, dental bonding juga efektif untuk memperbaiki ukuran dan bentuk gigi yang kurang rata seperti, terlalu runcing, renggang, patah, atau bercelah. Itu sebabnya pihak dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi gigi sebelum memutuskan memberikan dental bonding. Ada banyak cara yang bisa dipilih untuk memiliki gigi rapi tanpa behel. Jika menginginkan perawatan gigi yang bisa dibongkar pasang dan dengan hasil pencapaian yang cepat. Anda bisa menggunakan KLAR aligner dari Klarsmile. Dengan produk ini, Anda tetap bisa melakukan aktivitas makan dan minum dengan nyaman tanpa terganggu. Untuk informasi secara lengkap mengenai KLAR aligner, silahkan klik tautan berikut ini https://www.klarsmile.com/id.

0 comment

You may also like